RE-post from yodisetyawan blog

Zaman sekarang banyak banget orang yang cinta Fotografi. Punya kamera SLR udah jadi tren. Tapi dengan kebutuhan yang melambung bisa bikin kita pening. Butuh banyak banget duit. Nah, mau yang murah, menarik, seru, fun, dan gak butuh pinter-pinter fotografi, jawabnya adalah LOMO atau Lomography.

Bahasa aneh apapula itu? Lomografi? Tenang, kita bakal kasih tau biar gak ketinggalan jaman. Sebenarnya Lomografi ini ini adalah sebuah trademark dari produk Lomographische AG asal Austria. Nama ini dilisensikan dari perusahaan LOMO PLC di St. Petersburg, Russia.

Kamera LOMO LCA 35 mm memiliki lensa yang nggak biasa yang menghadirkan banyak distorsi di bagian tepi gambar dan gambar yang jernih di bagian tengah. Kamera jenis ini dipopulerkan oleh seorang pengusaha asal Austria yang memiliki galeri internasional.

Lomography menghadirkan gaya fotografi yang kasual dan lebih dekat dengan gaya snapshot, gangguan foto seperti over-saturated colors, lens artifacts, dan cacat gara-gara exposure malah menghasilkan efek yang abstrak. Kamera ini bagus banget untuk dipakai sehari-hari karena ukurannya kecil, dan kemampuannya untuk mengambil gambar di daerah yang cahayanya rendah (mendorong maraknya candid photography).

Kalau Eastman Kodak punya konsep “Kodak moment”, maka Lomography punya konsep “don’t think, just shoot” yang mengandalkan pada spontanity, close-up dan tidak terlalu memikirkan tehnik foto formal.
Lomographer adalah komunitas para fotografer Lomography, mereka adalah komunitas penggemar kamera kompak Lomo dan kamera plastik mainan lainnya. Lomo diambil dari nama perusahaan persenjataan dan optik Rusia yang menghasilkan kamera kompak tersebut. Kamera kompak pertama buatan pabrik ini diberi nama Lomo Kompakt Automat atau lebih dikenal LC-A ( Lomo Compact Automatict). Lomographer memilih kamera ini karena kemudahan dan tak perlu memikirkan hal-hal sangat teknik, yang dipentingkan adalah moment, warna, bentuk, dan gambar itu sendiri.
Perkembangannya tidak hanya satu jenis kamera, ada bermacam kamera yang selalu lomographer gunakan, seperti Holga kit, Colorsplash camera, Horizon 202, Pop 9, Action sampler, Cybersampler, Super Sampler, 3D Camera set, Smena 8 dan Seagull TLR. Seribu kata tak cukup untuk merasakan dan memahami komunitas ini, jika tidak ikut mencoba.
So, chose your gear, don’t think just shoot.. Jangan takut jika karya yang dihasilkan jelek, karena tiap gambar yang dihasilkan adalah sebuah keindahan, jika tidak untuk teman sekamar anda maka komunitas ini pasti mendukung karya kamu, jadi gabung aja sama para lomographer dunia untuk membuat dunia lebih berwarna. Untuk menjadi komunitas lomo dunia cukup klik www.lomography.com. Stop thinking, just shoot!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s