3940
Yoshito Usui, seniman manga Jepang yang terkenal dengan karyanya serial “Crayon Shin-chan” ditemukan meninggal akhir pekan kemarin setelah ia mengalami kecelakaan saat pendakian gunung.

Usui yang berumur 51 tahun dilaporkan hilang saat mendaki sendirian di gunung-gunung utara kota Tokyo. Pada hari Minggu, keluarga dan polisi mengkonfirmasikan bahwa tubuhnya telah ditemukan oleh pendaki lain. Polisi mengatakan tidak ada indikasi bunuh diri atau perbuatan jahat. Semua indikasi merujuk pada kecelakaan, terjatuh.

Kantor berita Ata menyatakan bahwa polisi telah menemukan kamera Usui yang pecah dan memory card yang berisi foto menghadap ke bawah dari sebuah tebing yang curam. Diperkirakan, Usui sedang memfoto objek di bawah tebing sehingga ia terpleset kemudia terjatuh. Hal tersebut seperti dinyatakan oleh juru bicara Futabasha Publishing. Ia juga mengatakan bahwa keluarga dan rekan sangat terkejut dengan kejadian tersebut.

Usui memulai debut manganya pada tahun 1987 dengan karya manganya yang terkemuka serial “Crayon Shi-chan” yang dijadikan buku dan serial televisi, bahkan film layar lebar. Serial ini telah diterjemahkan ke dalam 14 bahasa dan digemari hampir di 30 negara.

“Crayon” menceritakan tentang keseharian seorang anak berumur lima tahun yang bernama Shinnosuke. Ia gemar menurunkan celananya dan menggoyangkan pinggulnya. Dalam tayangan-tayangannya terdahulu, perhimpunan orang tua dan guru melarang tayangan serial ini untuk ditonton anak-anak.

Crayon Shin-chan pertama muncul pada tahun 1990 secara mingguan di majalah Weekly Manga Action, yang diterbitkan oleh Futabasha. Crayon Shin-chan mulai ditayangkan oleh TV Asahi pada 13 April 1992. Di Indonesia, komik Shin-chan diterbitkan oleh Indorestu Pacific (sebelumnya pernah pula diterbitkan Rajawali Grafiti dengan judul Crayon). Anime Crayon Shin-chan di Indonesia ditayangkan oleh stasiun televisi RCTI setiap hari Minggu pagi sesudah serial Doraemon.

Karakter Shinnosuke yang ceria dan humoris terlihat sangat kontras dengan penciptanya. Usui dikabarkan tinggal di pemukiman yang tenang dan tersendiri dengan istri dan dua anaknya.

sumber : vibizdaily.com

8 responses »

  1. indah mengatakan:

    kalo yg bwt dah meninggal truz shinchannya gmn????????????????
    dulu waktu gw hamil suami gw pngan ntar anaknya pngn wajahnya mirip kyk shinchan. eh ternyata pas dah lahir wajahnya emang mirip lho tp kalo wajahnya yg mirip g apa2 asal jgn tingkah lakunya az.he….he….

    qw juga turut sedih

  2. nindika tria mengatakan:

    kalo gue suka karakter shinchan yang konyol!!!!!!!!!!!
    tapi kadang juga sebel soalnnya ngomongnya jorok,tp moga makin baik deh

  3. nandaretta mengatakan:

    wah turut berduka cita ya

  4. mboet mengatakan:

    benar2 tragis…T_T

  5. Karina mengatakan:

    yah kalo pengarang nya udah ga ada komik crayon shinchan nya udah ga ada lagi dong

  6. Adrian mengatakan:

    yyaaahhh kalo pengarangnya ga ada komik nya gak ada lagi dong

  7. Adrian mengatakan:

    padahal komiknya seru tuh sekarang gak seru lagi deh

  8. Hero Francessco mengatakan:

    Klo pnulizny dah almarhum, pa komik shinchan brhenti sampe dsni ja??
    Ap ad org yg puny bkat hmpir mirp yoshito usui tuk lanjutkn komik ni??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s